Rukun Iman Dalam islam
Rukun Iman Dalam islam
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّٰه وَبَرَكَاتُهُ
Bagi umat islam, mengetahui rukun iman hukum nya adalah wajib,lalu berapakah jumlah keimanan dalam islam, di kutib dari beberapa kitab, salah satunya kitab qotrol ghois, di dalam kitab kotrol ghois di sebutkan ,bahwa ada 6 rukun iman yang wajib kita ketahui,berikut jumlah rukun iman yang wajib di ketahui
- Iman kepada allah
- Iman kepada Malaikat
- Iman kepada kitab
- Iman kepada semua utusan allah
- Iman kepada hari kiyamat
- Iman kepada taqdir
- Iman kepada allah,kita harus percaya bahwa allah zdat yang menciptakan alam semesta ini,dan alla dzat yang satu tidak beranak dan di peranakan.
- Iman kepada malaikat,perlu kita ketahui bahwa malaikt banyak jumlahnya,dan memiliki tanggung jawab sendiri sendiri contoh: malaikat hamlatul kharsi malaikat penyangga langit atau penjaga langit, malaikat hafun , ruhaniyyun, karubiyun, safarah yang kita kenal dengan sebutan jibril, mikail, israfil,izrail ,hafadzoh, kitabah.
- Iman kepada beberapa kitabullah yang diturunkan kepada para utusan,yang berjumlah 20 dengan rincian 10 kitab untuk nabi adam as, 50 kitab untuk nabi sis as, 30 kitab untuk nabi idris as 10 untuk nabi ibrahim as, kitab injil untuk nabi isa as, kitab taurat untuk nabi musa as,kitab zabur untuk nabi dawud as dan yang terakhir kitab alquran untuk nabi muhamad saw
- Iman kepada utusan ,seperti kita ketahui bahwa nabi di awali nabi adam as dan di akhiri nabi muhamad saw, dan nabi berjumlah satu juta dua puluh empat ribu nabi,dan kita tidak diwajibkan tahu nama nabi nabi selain nabi yang di syariatkan.
- Iman kepada hari kiayamat, kita tahu bahwa pada hari kiyamat semua makhluk allah akan di binasakan tanpa ter kecuali hari kayamat juga di sebut dengan hari balasan atau di minta pertanggung jawaban atas amal yang di lakukan semasa di dunia.
- Iman kepada taqdir,baik taqdir baik dan buruk,perlu di ingat bahwa taqdir sudah di berikan sejak kita didalam kandungan sang ibu dan di catat di loh mahfud.
Untuk mengetahui semua itu tentunya kita banyak banyak belajar melalaui para ustadz atau ahli agama. trima kasih semoga bermanfaat.







Komentar
Posting Komentar